twitter


Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan gerak. Gaya dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh.
Gaya merupakan besaran vektor. Dalam skema, gaya dinyatakan dalam bentuk anak panah(vektor). Besar gaya diukur menggunakan neraca pegas atau neraca gaya. Satuan gaya dalam SI adalah newton(N), dimana 1 N = 1 kg.m/s
Pengaruh Gaya Terhadap Benda
         Gaya menyebabkan benda diam menjadi bergerak 
Contohnya : Kelereng awalnya diam dan dapat bergerak setelah disentil, meja awalnya diam dapat berpindah setelah didorong dan sebagainya.
         Gaya menyebabkan benda bergerak menjadi diam
Contohnya : Bola yang melaju kencang akan diam setelah ditangkap oleh penjaga gawang
         Gaya dapat menyebabkan benda berubah arah
Contoh : Bola kasti yang dilempar kearah tembok akan berubah arah setelah membentur tembok
         Gaya dapat menyebabkan benda bergerak lebih cepat.
Contoh : Mobil yang bergerak lambat akan bertambah kecepatannya setelah digas oleh pengemudinya.
         Gaya dapat merubah bentuk benda
Contoh : Kaleng minuman yang kosong akan penyok setelah diinjak dengan keras.
Gaya sentuh adalah gaya yang berhubungan langsung dengan benda. Contohnya, saat menarik laci dan mendorong pintu dimana gaya tarik dan gaya dorong kita berikan dengan menyentuh bendanya langsung. Adapun contoh lain dari gaya sentuh, yaitu gaya gesek.
Gaya gesek adalah gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda akan bergerak. Gaya gesek muncul apabila dua buah benda bersentuhan. Benda-benda yang dimaksud di sini tidak harus berbentuk padat, melainkan dapat pula berbentuk cair, ataupun gas. Gaya gesek antara dua buah benda padat misalnya adalah gaya gesek statis dan kinetis, sedangkan gaya antara benda padat dan cairan serta gas adalah gaya Stokes.
  Panas pada poros yang berputar, engsel pintu yang berderit, dan sepatu yang aus adalah contoh kerugian yang disebabkan oleh gaya gesek. Akan tetapi tanpa gaya gesek manusia tidak dapat berpindah tempat karena gerakan kakinya hanya akan menggelincir di atas lantai. Tanpa adanya gaya gesek antara ban mobil dengan jalan, mobil hanya akan slip dan tidak membuat mobil dapat bergerak. Tanpa adanya gaya gesek juga tidak dapat tercipta parasut.
Terdapat 2 jenis gaya gesek :
         -Gaya gesek Statis
         -Gaya gesek Kinetis
Gaya gesek statis adalah gesekan antara dua benda padat yang tidak bergerak relatif satu sama lainnya. Seperti contoh, gesekan statis dapat mencegah benda meluncur ke bawah pada bidang miring. Koefisien gesek statis umumnya dinotasikan dengan μs, dan pada umumnya lebih besar dari koefisien gesek kinetis.
Gaya gesek kinetis (atau dinamis) terjadi ketika dua benda bergerak relatif satu sama lainnya dan saling bergesekan.
Gaya tak sentuh adalah gaya yang bekerja pada 2 benda, tetapi kedua benda tersebut tidak saling bersentuhan.
Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi bumi atau arti gaya tarik bumi adalah suatu gaya tarik-menarik yang terjadi pada semua partikel yang mempunyai massa. Jika di bumi, gaya gravitasi bumi disebabkan karena bumi yang berukuran besar memiliki massa yang juga besar sehingga dapat menarik semua benda yang berada di atasnya.
Contoh gaya gravitasi bumi adalah buah-buahan yang jatuh dari pohonnya adalah merupakan contoh gaya gravitasi. Semua benda yang ada di bumi ini akan jatuh ke tanah apabila tidak ada yang menyangganya di suatu ketinggian, gaya tarik bumi terhadap bulan sebagai satelit.
Gaya magnet adalah gaya tarik/tolak  yang dimiliki benda-benda yang bersifat magnet. Kata magnet sendiri berasal dari kata Magnesia, Magnesia adalah nama kuno sebuah wilayah di Turki (Sekarang Magnesia telah beralih nama menjadi Manisa), di mana sejak jaman dahulu ditemukan batu magnet. Magnet mempunyai sifat yang unik. Beberapa sifat magnet adalah:
1.       Magnet dapat menarik benda-benda yang terbuat dari logam
            Tidak semua logam dapat ditarik oleh magnet, hanya benda-benda yang terbuat dari besi dan baja, kobalt dan nikel  yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. 
2. Magnet mempunyai dua kutub.
Semua magnet mempunyai dua kutub yang pada keadaan bebas (misalnya digantung pada seutas tali) selalu berusaha menghadap ke arah utara dan selatan.
3. Dua kutub magnet yang senama, apabila didekatkan akan saling tolak-menolak, sedangkan jika dua kutub magnet yang berbeda, jika didekatkan akan saling tarik-menarik.
4. Gaya tarik magnet yang terbesar terletak pada kedua kutubnya. 
5. Gaya tarik magnet dapat menembus benda-benda tertentu.
 Benda-benda seperti kertas, kain, juga plastik yang tipis dapat ditembus oleh gaya tarik magnet
Ada tiga macam cara membuat magnet, yaitu sebagai berikut:
1.  Induksi
Adalah cara pembuatan magnet dengan cara menempelkan benda feromagnetik pada magnet, sehingga benda tersebut menjadi bersifat magnet. Tentu saja kemagnetan yang dihasilkan bersifat sementara. jika magnet dilepas, sifat magnet benda akan hilang.
2. Gosokan
Adalah cara pembuatan magnet dengan cara menggosok-gosokkan magnet pada besi atau baja yang akan dibuat magnet. Gosokan harus searah. Dengan cara ini sifat magnet pada benda lebih tahan lama.
3. Aliran arus listrik
Adalah cara pembuatan magnet dengan cara mengalirkan arus listrik pada benda yang akan dibuat magnet. Benda dililit dengan kabel tembaga yang ujungnya dihubungkan denga sumber arus listrik. Magnet yang dibuat dengan aliran arus listrik disebut elektromagnet

1 komentar:

  1. Gaya berhubungan dengan fisika,,,i like it,,,thank's artikelnya jadi lebih tau,,,

Poskan Komentar